Bawaslu Kota Tarakan Monitoring Kinerja Staf dan Perkuat Akuntabilitas Administrasi dalam Coffee Morning
|
Tarakan– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan menggelar kegiatan coffee morning di Ruang Sidang Bawaslu Kota Tarakan. Adapun pembahasan berfokus pada pencapaian target kinerja, pengelolaan arsip, konsolidasi pemantau pemilu, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Senin (12/10).
Dalam pemaparannya, Kasubbag. PPPSH, Wiwiek, menyampaikan bahwa penyusunan laporan pengukuran peningkatan pemahaman mengenai Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu telah rampung dengan capaian 100 persen. Sementara itu, pengelolaan berkas fisik di bawah koordinasi PPSK telah menyelesaikan pemindaian sebanyak 95 berkas, dengan empat kotak berkas masih perlu ditindaklanjuti.
Wiwiek juga menekankan pentingnya pemenuhan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) pimpinan. Setiap bulan, staf diwajibkan memenuhi tiga komponen klaim kinerja, yaitu publikasi berita, Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas, serta pengelolaan e-Arsip dan Srikandi. Evaluasi bulan sebelumnya menunjukkan masih terdapat dua staf yang belum menyelesaikan klaim kinerja sehingga diperlukan pemantauan berkala.
Selain evaluasi administrasi, rencana kerja pekan berikutnya mencakup kajian penanganan pelanggaran mengenai urgensi barang bukti dalam perkara politik uang serta uji coba inovasi situs web chatbot ‘Klik Pemilu’ bersama pengembang. Pemantauan capaian produk hukum, surat keluar, pengelolaan arsip, dan publikasi kegiatan melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta media sosial juga menjadi perhatian.
Sementara itu, Kasubbag. Pencegahan dan Humas, Yunita Ariyani, menjelaskan bahwa koordinasi untuk memenuhi target pemantau pemilu telah dilakukan bersama Literasi dan Seni Anak Indonesia. Pelaksanaannya masih menunggu konfirmasi kesiapan pihak terkait. Sejumlah konsolidasi telah dilaksanakan bersama kelompok Pramuka, Ikatan Pemuda Banjar, dan Pesona Jalanan. Konsolidasi lanjutan bersama sejumlah organisasi masyarakat juga dijadwalkan sepanjang pekan untuk memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.
Dalam aspek evaluasi organisasi, Kasek Bawaslu Kota Tarakan, Rahmat Nur, menilai kinerja staf secara umum sangat baik dan inspiratif. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kedisiplinan menyusul catatan ketidakhadiran tanpa keterangan pada September serta ketidakhadiran dalam sejumlah kegiatan. Ia juga menegaskan bahwa setiap rapat wajib dilengkapi notulensi resmi sebagai dokumentasi pembahasan, keputusan, dan tindak lanjut.
Rahmat turut menyoroti Perjanjian Kinerja (PerKIN) Sekretariat yang memuat 21 indikator dan 46 subindikator. Seluruh indikator tersebut perlu didistribusikan secara terstruktur kepada staf agar tanggung jawab pencapaian target lebih jelas dan selaras dengan perjanjian kinerja pimpinan. Selain itu, publikasi kode batang survei Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui meja layanan serta media sosial perlu dioptimalkan untuk memudahkan partisipasi masyarakat.
Melalui kegiatan coffee morning ini, Bawaslu Kota Tarakan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, ketertiban administrasi, kedisiplinan pegawai, serta ketercapaian indikator kinerja. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar tindak lanjut bagi seluruh staf dalam mendukung pengawasan pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Penulis : Guslam
Foto : humas
Penanggung Jawab : Saifullah