Insight Espresso Episode 7, Anggrin Susilawati Ajak Pegawai Bawaslu Tarakan Terapkan Administrasi Rapi
|
Tarakan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan kembali menghadirkan program Insight Espresso Episode 7: Seduh Ilmu dalam Satu Sesi dengan mengangkat tema “Administrasi Rapi, Kerja Tenang”. Kegiatan ini menghadirkan Anggrin Susilawati sebagai pemateri yang membagikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan administrasi dan dokumentasi yang tertib dalam mendukung kelancaran pekerjaan sehari-hari, Senin (26/10/26)
Dalam pemaparannya, Anggrin menjelaskan bahwa administrasi yang rapi bukan sekadar persoalan menyimpan dokumen, melainkan bagian penting dari upaya membangun budaya kerja yang efektif, terorganisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Administrasi yang tertata juga membantu pegawai menemukan dokumen dengan lebih cepat, mengurangi kesalahan, serta mencegah pekerjaan berulang akibat informasi atau berkas yang sulit ditemukan.
“Administrasi rapi membuat kerja lebih tenang. Ketika dokumen tersimpan dengan baik, nama file mudah ditelusuri, dan pekerjaan terdokumentasi secara lengkap, kita dapat bekerja dengan lebih terarah dan memudahkan rekan kerja untuk melanjutkan pekerjaan,” demikian pesan yang ditekankan dalam materi tersebut.
Anggrin juga mengingatkan sejumlah persoalan administrasi yang kerap ditemui dalam pekerjaan, seperti dokumen yang baru dicari ketika mendesak, penggunaan nama file yang tidak konsisten, bukti transaksi yang sulit ditemukan, hingga pekerjaan yang telah selesai tetapi dokumentasinya belum lengkap. Kondisi tersebut dapat dihindari melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Dalam materi yang disampaikan, terdapat lima kebiasaan penting yang perlu diterapkan, yaitu mencatat pekerjaan beserta tenggat waktunya, menyimpan dokumen di tempat yang telah disepakati bersama, menggunakan nama file secara konsisten, memeriksa kelengkapan dokumen sebelum diserahkan, serta segera mengarsipkan dokumen setelah pekerjaan selesai.
Selain itu, ketelitian terhadap detail juga menjadi perhatian. Pegawai perlu mencocokkan dokumen pendukung dengan transaksi, memeriksa tanggal, nominal, nama, dan tanda tangan sesuai kebutuhan, memastikan dokumen mudah ditelusuri, serta menjaga konsistensi antara dokumen fisik dan digital. Seluruh proses administrasi tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Anggrin menegaskan melalui materi tersebut bahwa administrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu orang. Setiap pegawai memiliki peran dalam membuat, menerima, menyimpan, dan meneruskan dokumen agar alur pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
Sebagai langkah praktis, peserta diajak memulai perubahan melalui tantangan lima menit, seperti merapikan satu folder, memperjelas nama sejumlah file, memperbarui daftar pekerjaan, atau menyelesaikan pengarsipan yang tertunda. Langkah sederhana ini diharapkan menjadi kebiasaan positif dalam menjaga keteraturan administrasi di lingkungan kerja.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Tarakan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Tarakan, Kepala Sekretariat, Kasubbag P3SH dan Pengawasan dan Humas, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Tarakan.
Melalui program Insight Espresso, Bawaslu Kota Tarakan terus mendorong pengembangan pengetahuan dan budaya berbagi ilmu di lingkungan kerja. Materi “Administrasi Rapi, Kerja Tenang” menjadi pengingat bahwa pekerjaan yang baik tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian tugas, tetapi juga oleh ketertiban dokumentasi dan kemudahan dalam mempertanggungjawabkan setiap prosesnya.
Penulis : Mr_Gr
Foto : humas
Penanggung Jawab : Saifullah