Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tarakan Simulasikan Budaya Pelayanan “Senyum Tuntas”

nm,fhrd

Tarakan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan melaksanakan simulasi budaya pelayanan bertajuk “Senyum Tuntas”, dengan semangat “Ramah dalam Interaksi, Jelas dalam Tindak Lanjut”. Simulasi ini dilakukan oleh petugas pelayanan dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Tarakan, Rahmat Nur, sebagai upaya membangun budaya pelayanan yang ramah, profesional, dan bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, petugas pelayanan mempraktikkan penerapan sikap ramah saat berinteraksi dengan masyarakat, memberikan informasi secara jelas, serta memastikan setiap kebutuhan pelayanan mendapatkan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Rahmat Nur menekankan bahwa budaya pelayanan bukan hanya tentang memberikan sambutan yang baik, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan kepastian mengenai tindak lanjut atas kebutuhan mereka.

m,hjgh
Rahmat Nur, pimpin langsung simulasi budaya pelayanan bertajuk “Senyum Tuntas” sebagai upaya membangun budaya pelayanan yang ramah, profesional, dan bertanggung jawab.

“Melalui Senyum Tuntas, kita ingin memastikan bahwa setiap masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang ramah, informasi yang jelas, dan tindak lanjut yang terarah. Keramahan harus menjadi bagian dari sikap kita sehari-hari, sedangkan ketuntasan merupakan bentuk tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan,” ungkapnya.

Simulasi ini menjadi sarana bagi petugas pelayanan untuk memahami dan mempraktikkan standar interaksi yang diharapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mendorong petugas agar mampu berkomunikasi secara santun, memahami kebutuhan masyarakat, serta mengarahkan setiap permohonan atau pertanyaan kepada pihak yang berwenang.

Penerapan budaya “Senyum Tuntas” juga membutuhkan dukungan seluruh pegawai, baik staf teknis maupun pendukung. Kolaborasi antarpersonel diperlukan agar proses pelayanan berjalan secara terkoordinasi dan setiap kebutuhan masyarakat dapat ditangani sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Melalui simulasi ini, Bawaslu Kota Tarakan berupaya menanamkan budaya pelayanan yang tidak berhenti pada keramahan saat berinteraksi, tetapi juga diwujudkan melalui kejelasan informasi, koordinasi, dan tanggung jawab dalam tindak lanjut.

Dengan semangat “Ramah dalam Interaksi, Jelas dalam Tindak Lanjut”, Bawaslu Kota Tarakan terus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang informatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penulis : Mr_Gr

Foto : humas

Penanggung Jawab : Saifullah