Bawaslu Kota Tarakan Kembali Terima Mahasiswa PKP Fakultas Hukum UBT
|
Tarakan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan kembali menerima mahasiswa Praktik Kerja Profesi (PKP) dari Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (UBT). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa dalam menghubungkan pengetahuan dan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di lapangan, khususnya dalam memahami tugas dan fungsi lembaga pengawas pemilu. Senin (7/9).
Sebanyak tiga mahasiswa Fakultas Hukum UBT mengikuti kegiatan PKP di lingkungan Bawaslu Kota Tarakan selama tiga bulan.
Dosen Pembimbing PKP Fakultas Hukum UBT, Dr. Mohammad Ilham Agang, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan PKP merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis sekaligus memperluas pemahaman terhadap penerapan ilmu hukum di lingkungan kerja.
“Kami berharap melalui kegiatan PKP ini mahasiswa tidak hanya memahami teori yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana teori tersebut diterapkan dalam praktik, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan Bawaslu. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk pemahaman, keterampilan, serta sikap profesional mahasiswa,” ujar Dr. Mohammad Ilham Agang.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, menyambut baik kembali dilaksanakannya kegiatan PKP mahasiswa Fakultas Hukum UBT di lingkungan Bawaslu Kota Tarakan.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kelembagaan merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu sekaligus memberikan ruang pembelajaran kepada generasi muda.
“Kami menyambut baik kehadiran tiga mahasiswa Fakultas Hukum UBT untuk melaksanakan PKP di Bawaslu Kota Tarakan. Ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana tugas pengawasan pemilu dilaksanakan. Kami berharap selama berada di Bawaslu, para mahasiswa dapat aktif belajar, berdiskusi, dan memahami nilai-nilai integritas serta pentingnya pengawasan dalam menjaga kualitas demokrasi,” kata Riswanto.
Lebih lanjut, Riswanto berharap kegiatan PKP dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional. Sementara bagi Bawaslu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi kelembagaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan kepemiluan.
Kegiatan PKP ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Tarakan untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kepemiluan, demokrasi, hukum, serta pengawasan partisipatif.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa mampu memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai praktik kerja di lembaga pengawas pemilu sekaligus turut menumbuhkan kesadaran akan pentingnya partisipasi generasi muda dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas.
Penulis : Toke_Angin
Foto : humas
Penanggung Jawab : Saifullah