Tak Sekadar Administratif, Bawaslu Tarakan Cek Langsung Data Pemilih Meninggal
|
Tarakan — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan melaksanakan kegiatan uji petik terhadap data pemilih meninggal dunia dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 30–31 Maret 2026, dengan menyasar empat kelurahan, yakni Karang Anyar Pantai, Karang Harapan, Kampung 1, dan Selumit.
Uji petik dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan akurasi dan validitas data pemilih, khususnya terhadap data warga yang telah meninggal dunia agar tidak lagi tercantum dalam daftar pemilih. Kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam meminimalisir potensi permasalahan data pemilih pada tahapan pemilu maupun pemilihan mendatang.
Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, menegaskan bahwa uji petik merupakan instrumen penting dalam menjaga kualitas data pemilih.
“Melalui uji petik ini, kami ingin memastikan bahwa data pemilih yang dikelola benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data pemilih yang tidak valid, termasuk pemilih yang telah meninggal dunia, harus segera ditindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga faktual dengan turun langsung ke lapangan guna mencocokkan data dengan kondisi riil di masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kota Tarakan, A. Muh Saifullah, menjelaskan bahwa Tim pengawas melakukan verifikasi langsung dengan mendatangi alamat pemilih, berkoordinasi dengan pihak keluarga, serta mengonfirmasi dengan perangkat kelurahan setempat. Selain itu, kami juga melakukan pencermatan terhadap dokumen pendukung seperti akta kematian atau keterangan dari RT/RW,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kualitas data pemilih.
Bawaslu Kota Tarakan berharap hasil uji petik ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pemilu dalam melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan, sehingga ke depan data pemilih yang dihasilkan semakin akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Penulis : Gr_Wr
Foto : Humas
Penanggung Jawab : Saifullah