Kunjungi PAN, Bawaslu Tarakan Dorong Politik Berintegritas dan Minim Pelanggaran
|
Tarakan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan terus memperkuat langkah pencegahan pelanggaran melalui Konsolidasi Demokrasi. Kali ini, Bawaslu Tarakan mengunjungi Sekretariat DPD PAN Kota Tarakan, Senin (11/05/2026).
Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, S.Pd, menekankan bahwa kunjungan ini merupakan upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang diskusi santai mengenai berbagai isu strategis, termasuk pembahasan mengenai implikasi Putusan MK No. 135 terkait pemisahan pemilu serta wacana penyatuan UU Pemilu dan UU Pilkada guna menghapus dualisme hukum yang selama ini sering memicu perbedaan persepsi di lapangan.
Kehadiran jajaran Bawaslu di "Rumah PAN" disambut langsung oleh Sekretaris DPD PAN Tarakan, Zulfikar Arif, beserta jajaran DPW PAN Kaltara, sebagai wadah pembekalan krusial mengenai aturan main bagi pengurus yang didominasi wajah-wajah baru. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PAN menegaskan komitmen partai untuk meraih kemenangan melalui cara-cara yang menjunjung tinggi nilai etika dan moral, di mana kepatuhan terhadap regulasi dijadikan sebagai alat uji nyata atas integritas mereka dalam berdemokrasi.
Anggota Bawaslu Tarakan, Johnson, S.Pd, memberikan penekanan strategis dengan mengingatkan para kader untuk proaktif mempelajari mekanisme pelaporan dan penyelesaian sengketa proses guna melindungi hak-hak politik partai. Beliau menggarisbawahi bahwa mayoritas pelanggaran sering kali terjadi akibat ketidaktahuan terhadap aturan teknis yang dinamis, sehingga Bawaslu kini lebih mengedepankan fungsi pencegahan melalui ruang konsultasi terbuka agar peserta pemilu tidak terjebak dalam masalah hukum di lapangan. Melalui pendekatan ini, diharapkan indeks pelanggaran di Kota Tarakan dapat ditekan sekecil mungkin sambil tetap menjaga integritas dan kondusivitas demokrasi.
Wakil Ketua DPW PAN Kaltara, Idulyansah, menegaskan bahwa integritas dan kejujuran merupakan pondasi utama partai, yang dibuktikan dengan dukungan terhadap wacana penggunaan teknologi seperti CCTV di setiap TPS guna memperkuat transparansi serta standar pembuktian hukum yang "seterang cahaya". Pertemuan produktif ini ditutup dengan harapan besar agar sinergi yang terjalin antara Bawaslu dan partai politik dapat mewujudkan iklim demokrasi yang sehat, transparan, dan akuntabel, serta memastikan setiap langkah politik ke depan tetap berpijak pada kepatuhan hukum yang murni di Kota Tarakan.
Penulis : Isnilawati
Foto : humas
Editor : Mr_Gr
Penanggung Jawab : Saifullah