Dari Kampus untuk Demokrasi, Bawaslu Kota Tarakan Ajak Mahasiswa Adu Gagasan dalam Debat Penegakan Hukum Pemilu
|
Tarakan – Bawaslu Kota Tarakan menggelar sosialisasi kepada civitas akademika Universitas Terbuka Tarakan untuk mengajak mahasiswa mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam memperkuat literasi kepemiluan melalui forum akademik yang kompetitif. Rabu (9/7)
Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi.
“keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi debat diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai sistem kepemiluan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda,”ungkapnya
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Tarakan, Jeji Muhamad Najib, S.Kom, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Bawaslu dan perguruan tinggi merupakan bentuk sinergi yang positif dalam memperkuat pendidikan kewarganegaraan dan demokrasi. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi berbasis data, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam forum ilmiah.
“saya menyambut baik kegiatan ini, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim, untuk mempersiapkan peserta, untuk diketahui mahasiswa UT tidak hanya berada di Tarakan saja, namun tersebar di seluruh daerah Kalimantan Utara, “ungkapnya.
Anggota Bawaslu Kota Tarakan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Johnson, S.Pd. memaparkan secara rinci mengenai tujuan kompetisi, persyaratan peserta, mekanisme pendaftaran, tahapan pelaksanaan, hingga materi yang akan diperdebatkan. Peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan kompetisi.
Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia merupakan program Bawaslu Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan literasi kepemiluan melalui pendekatan akademik. Selain mengasah kemampuan berpikir kritis dan berargumentasi, kompetisi ini juga menjadi sarana membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan dalam setiap tahapan pemilu.
Kompetisi debat ini merupakan salah satu instrumen untuk memperkuat pendidikan demokrasi di lingkungan perguruan tinggi. Melalui ajang ini, mahasiswa didorong tidak hanya memahami regulasi kepemiluan, tetapi juga mampu mengkritisi berbagai persoalan penegakan hukum pemilu secara akademis serta menawarkan solusi yang konstruktif.
Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kota Tarakan berharap semakin banyak mahasiswa Universitas Terbuka Tarakan yang berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional. Partisipasi aktif mahasiswa diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga memiliki integritas, memahami hukum pemilu, serta berkomitmen menjaga kualitas demokrasi Indonesia.
Penulis : toke_angin
foto : humas
Penanggung Jawab : Saifullah