Insight Espresso Episode 3: Jiwa Tenang, Tubuh Sehat, Dukung Kinerja Pengawasan yang Optimal
|
Tarakan — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan kembali melaksanakan kegiatan Insight Espresso: Seduh Ilmu dalam Satu Sesi Episode 3 dengan mengangkat tema “Jiwa Tenang, Tubuh Sehat”. Kegiatan ini menghadirkan Hermansyah, Penata Layanan Operasional Bawaslu Kota Tarakan, sebagai pemateri, Senin (28/9).
Dalam pemaparannya, Hermansyah menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kondisi mental dan kesehatan fisik sebagai bagian dari upaya mempertahankan kinerja secara konsisten dalam jangka panjang.
Menurutnya, pekerjaan pengawasan membutuhkan ketelitian, ketahanan, serta kemampuan mengambil keputusan secara objektif, terlebih ketika menghadapi tekanan dan tuntutan pekerjaan. Kondisi tersebut perlu didukung dengan kemampuan menjaga kesehatan diri agar kinerja tetap optimal dan berkelanjutan.
“Jiwa yang tenang dan tubuh yang sehat merupakan satu kesatuan yang saling memengaruhi. Ketika kondisi mental dan fisik terjaga, kita akan lebih mampu berpikir jernih, fokus, dan mengambil keputusan secara objektif,” ujar Hermansyah.
Ia menjelaskan bahwa stres yang dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan kelelahan mental dan memengaruhi kemampuan seseorang dalam berpikir jernih, menganalisis data, maupun mengambil keputusan. Karena itu, ketenangan, kesehatan, dan produktivitas perlu dipandang sebagai bagian dari satu sistem yang saling berkaitan.
Salah satu hal yang ditekankan dalam sesi tersebut adalah pentingnya membangun resiliensi, yaitu kemampuan mental dan emosional untuk menghadapi tekanan dengan memusatkan energi pada hal-hal yang masih berada dalam kendali. Selain itu, peserta juga diajak menerapkan micro-break, yakni mengambil jeda singkat selama 2–5 menit setiap jam untuk membantu menyegarkan kembali fokus.
Hermansyah juga mengingatkan bahwa resiliensi bukan berarti seseorang harus terus bekerja tanpa jeda. Mengenali tanda-tanda ketika tekanan mulai mengambil ruang perhatian, munculnya kelelahan, serta memberikan waktu untuk beristirahat merupakan bagian penting dalam menjaga ritme kerja agar kejenuhan tidak berkembang menjadi burnout.
Selain kesehatan mental, kesehatan fisik juga menjadi perhatian dalam materi tersebut. Tidur yang berkualitas disebut penting untuk menjaga efisiensi kerja, akurasi logika, dan validitas data. Sementara itu, aktivitas sederhana seperti berdiri atau melakukan peregangan setiap 30 menit dapat menjadi kebiasaan yang realistis untuk menjaga tubuh tetap aktif.
“Produktivitas bukan tentang memaksakan diri untuk terus bekerja, tetapi bagaimana kita mengelola energi dengan baik. Jaga pikiran agar tetap jernih, jaga tubuh agar tetap siap, dan jaga keputusan untuk lembaga dan negara,” lanjutnya.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Tarakan, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Tarakan, Kasubbag PPPSH, Kasubbag Pengawasan dan Humas dan seluruh Staf Bawaslu Kota Tarakan.
Melalui Insight Espresso Episode 3 ini, peserta diajak memahami bahwa menjaga kualitas diri merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kemampuan untuk tetap tenang, rasional, dan objektif dalam menghadapi tekanan menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan.
Penulis : Mr_Gr
Foto : humas
Penanggung Jawab : Saifullah